Sunday, 21 August 2011

Biografi Van Gogh - Sang Pelukis Terkenal

Vincent Willem van Gogh (30 Maret 1853 � 29 Juli 1890) adalah pelukis pasca-impresionis Belanda. Lukisan-lukisan dan gambar-gambarnya termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa. Ia merupakan sulung dari 6 bersaudara, putra pendeta protestan di Groot Zundert, lukisannya beraliran posimpressionisme yang mewakili era spontanitas emosional dalam seni lukis. Vincent adalah orang yang muram, gelisah, dan temperamental, namun pengetahuannya sangat luas. Hal ini dapat dilihat di 700 surat yang dikirimkannya pada saudara yang paling dikasihinya, Theo, yang juga bertugas sebagai manajernya. Surat-surat ini kemudian diterbitkan sebagai catatan kehidupan Van Gogh pada 1911.





Pada masa mudanya Van Gogh bekerja pada sebuah perusahaan penjual karya seni, dan setelah beberapa waktu bekerja sebagai guru, ia melayani sebagai misionaris yang bekerja di wilayah pertambangan yang sangat miskin. Pada usia 16, Vincent dikirim belajar ke Den Haag untuk bekerja pada pamannya yang merupakan rekan perusahaan internasional yang berdagang karya seni. Disana ia belajar melukis pada Anton Mauve. Setelah gagal menangani klien, ia dikirim ke London dan kemudian berpindah-pindah ketempat paman-pamannya yang lain, sampai ia mengejutkan semua orang akan kemampuan berkothbahnya. Ia pun belajar disebuah pelatihan injil di Belgia, namun di tinggalkannya untuk bekerja sebagai pendeta dikalangan pekerja tambang miskin disana.



Pada usia 27 tahun, ia menemukan panggilan sejatinya dan kembali ke Belanda. Ia membuat sebuah karya yang sesuai dengan kemanusiaannya, pemakan kentang (1885), gelap dan muram, mengungkapkan kesedihan dan kemiskinan orang-orang dalam lukisannya. Tahun yang sama, ia mendaftar di akademi seni di Antwerpen, Belgia. Namun ia pergi pada hari ke dua, setelah gurunya mengatakan bahwa sapuan kuasnya terlalu berat. Dikota ini ia sempat dipengaruhi gaya lukisan Peter Paul Rubens dan pelukis Jepang bernama Hokusai (1760-1849).



salah satu lukisan van gogh



Kemudian, ia dan Theo pergi keParis pada 1886. Setelah itu, Vincent pindah ke Arles, sementara Theo tetap tinggal dan bertugas menjual lukisannya. Van Gouh pun meninggalkan sapuan kuas yang berani dan realitas moralitasnya. Ia memutuskan menggunakan warna-warna cerah untuk mengungkapkan simbolime dalam lukisannya tentang ladang-ladang, pohon-pohon dan kehidupan pedesaan seperti Night watch (1888) dan Starry Night (1889). Ia kemudian mengundang pelukis Paul Gauguin untuk bergabung. Namun, setelah mereka bertengkar dan Gauguin pergi, Van Gogh mengalami depresi berat.



Awalnya mengikuti tipikal pelukis di zamannya dengan gaya impresionisme. Namun ketidakpuasan terhadap pengekangan ekspresi seni oleh pakem impresionisme membuat ia beralih pada gaya ekspresionisme. Vincent Van gogh didiagnosa menderita epilepsi yang cukup parah. Diagnosa ini dibuat oleh 2 orang dokter berbeda yang merawatnya. Van Gogh juga pernah memotong telinganya sendiri. Pada akhir hidupnya, ia merasa dirinya menjadi gila dan akhirnya menghabiskan sisa hidup di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole di Saint-R�my-de-Provence, Perancis. Di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole, dia tetap melukis.



sumber lain tentang kematiannya mengatakan bahwa Adiknya akhirnya mengirimnya kerumah sakit jiwa untuk beristirahat. Van Gogh merasa tenang di tempat itu dan mulai melukis lagi. Akhirnya ia keluar dan tinggal di sebuah pondokan. Depresinya yang belum hilang total membuatnya menembak dirinya sendiri pada 27 Juli 1890. Ia ditemukan oleh pemilik pondokannya dihutan, dan karena belum meninggal, adiknya pun dipanggil. Dua hari kemudian Van Gogh meninggal dan dimakamkan. Setelah Theo meninggal, ia pun dimakamkan di samping kakaknya. Selama masa hidupnya, Vincent Van Gogh hanya menjual 1 lukisan, "Red Vineyard at Arles" (1889).



Salah satu lukisannya



Lukisan Lukisan Karya Van Gogh

(1885) Pemakan kentang

(1888) Kamar tidur di Arles

(1888) Teras kafe di malam hari

(1888) Kebun anggur merah

(1888) Kafe malam

(1889) Malam berbintang

(1889) Bunga-bunga Iris +

(1889) Jambangan dengan 12 bunga matahari

(1889) Portrait de l'artiste sans barbe +

(1890) Potret Dr. Gachet +

(1890) Ladang gandum dengan burung gagak

(1890) Perempuan petani dengan latar belakang gandum

+ Merupakan lukisan yang mencapai rekor nilai penjualan tertinggi.



Referensi :



- http://dayakomputerku.blogspot.com/2011/02/biografi-vincent-van-gogh.html

- http://id.wikipedia.org/wiki/Vincent_van_Gogh

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kumpulan Biografi Tokoh Terkenal dan Tokoh Indonesia Lengkap www.kolom-biografi.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Biografi Celine Dion - Sang Diva Pop Dunia

C�line Marie Claudette Dion lahir di Charlemagne, Quebec, Kanada, 30 Maret 1968; umur 41 tahun atau lebih dikenal dengan Celine Dion merupakan seorang penyanyi dan diva pop dunia berkebangsaan Kanada. Ia memulai debutnya di industri rekaman pada tahun 1981 sebagai penyanyi berbahasa Perancis, di bawah bimbingan Ren� Ang�lil, yang kemudian menjadi suaminya sampai sekarang. Lagu berbahasa Perancislah yang membuat namanya melambung di seantero Kanada. Ia pun kemudian menjadi penyanyi terkenal di negara-negara berbahasa Perancis. Pada tahun 1990, Celine mulai merilis album berbahasa Inggris pertamanya, Unison yang melejitkan namanya di Amerika Utara dan di seluruh dunia.


Sepanjang dekade 1990-an, Celine meraih kesuksesan di seluruh dunia dengan sejumlah album dalam bahasa Inggris dan Perancis, menjadikannya salah satu artis tersukses dalam sejarah musik pop. Apalagi, sekian banyak penghargaan bergengsi diraihnya seperti penghargaan lagu terbaik versi Yamaha Musik, Jepang pada 1982, Eurovision di Irlandia pada akhir 80an, beberapa penghargaan Grammy Award, Canadian Grammy, dan American Music Awards. Seniman musik Amerika sering dijadikan kiblat para penyanyi pemula di seluruh dunia. Tak terkecuali Celine Dion yang cukup terinspirasi dengan Michael Jackson. Performa dan gaya Raja Pop dunia ini dalam mengekpresikan dirinya begitu memesonakan Celine sehingga membuatnya begitu percaya diri dalam membangun karirnya. Celine terus mengepakkan sayap kesuksesannya hingga dikenal luas oleh mereka yang tinggal di 3 benua besar seperti Amerika, Eropa, dan Asia.





Profil anak bungsu dari 14 bersaudara ini semakin melejit seiring dengan karya-karya musik yang diciptakannya sendiri dan beberapa pencipta lagu kenamaan lainnya Tercatat lebih dari 100 juta single dan album terjual habis di mancanegara. Keluarga merupakan hal terpenting dalam hidup Celine mengingat apa yang telah mereka lakukan sejak belum menjadi apa-apa hingga setenar sekarang. Celine terlahir di tengah-tengah keluarga yang sangat mencintai musik. Lagu pertamanya, ft Was Only a Dream diciptakannya bersama Therese Tanguay, sang ibu, dan Jacques, sang kakak. Kemudian, kakak lainnya bernama Michel Dondalinger, mengirimkan rekaman lagu berbahasa Perancis itu ke sebuah label rekaman. Dan ternyata, tidak mengecewakan.



Di usia yang masih sangat belia, Celine Dion dapat membawakan lagu La Voix. do bon Diet) atau The Voice of The Good God dalam album pertamanya dengan sangat menyentuh dan memukau. Tampaknya, suara sopran yang dimiliki ibu dari Rene Charles, Eddy Marnay, dan Nelson Mandela ini merupakan anugerah yang tidak dapat ditukar dengan apapun. Simak saja lagu Beauty and the Seas?yang dibawakannya bersama Peabo Bryson dalam album bertajuk Celine Dion yang dirilis pada 1992.





Celine yang saat itu berusia 24 tahun begitu piawai dalam membawakan lagu pengisi soundtrack film berjudul sama ini. Hal yang samaterjadi pada lagu-lagu, seperti When i Faff in Love, The Power of Love, Immortality yang dinyanyikannya bersama Bee Gees, The Prayer bersama Andrea Bocelli, frn Your Angel bersama R.Kelly dantentu saja My Heart Will Go On. Dunia pernah kehilangan Celine saat ia memutuskan untuk undur diri dari dunia showbiz beberapa saat setelah lagu My Heart Will Go On diluncurkan. Namun, pada 22 Maret 2002 Celine Dion hadir kembali dengan lagu teranyarnya A New Day Has Come. Lagu ini sekaligus menjadi penanda kembalinya ia ke dunia tarik suara.

Celine tidak hanya mendapatkan kebahagiaan dari hasil penjualan karya- karyanya, tetapi juga dari apresiasi masyarakat dunia yang menjadikan lagunya sebagai penghibur dan penyemangat dalam hidup. Penyanyi sekaligus pencipta lagu ini mendedikasikan seluruh hidupnya demi musik.



Pada tahun 1996, Celine menerima penghargaan "Medals of Arts and Letters" dari pemerintah Perancis sebagai artis berbahasa Perancis terlaris dalam sejarah. Pada tahun 2004, ia juga dianugerahi Chopard Diamond award oleh World Music Awards sebagai artis wanita terlaris sepanjang masa. Pada tahun 2007, Sony BMG mengumumkan bahwa Dion telah menjual lebih dari 200 juta keping album di seluruh dunia.



Referensi :



- http://www.anneahira.com/biografi-celine-dion.htm

- http://wayzet.blogspot.com/2009/11/biodata-celine-dion.html

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kumpulan Biografi Tokoh Terkenal dan Tokoh Indonesia Lengkap www.kolom-biografi.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Friday, 19 August 2011

Biografi Avril Lavigne

Terlahir dengan nama lengkap Avril Ramona Lavigne Whibley di Belleville, Ontario, Kanada, 27 September 1984, kemudian lebih dikenal dengan nama Avril Lavigne, adalah seorang penyanyi pop-punk, musisi, dan aktris asal Kanada. Kemampuan Avril dalam bernyanyi telah diketahui sejak ia berumur 2 tahun, ketika ibunya mengatakan bahwa Avril telah mulai ikut menyanyi lagu-lagu rohani di gereja. Keluarga Avril pindah ke Napanee saat dia berumur 5 tahun. Pada tahun 1998, Avril memenangkan kompetisi bernyanyi dalam tour resmi penyanyi Kanada, Shania Twain. Avril menyanyikan lagu Shania yang berjudul What Made You Say That.





Saat usia Avril menjelang 16 tahun, dia didaftarkan oleh Ken Krongard, seorang artis dan jurnalis, wakil dari perusahaan rekaman Arista. Ken mengundang Antonio "L.A." Reid untuk mendengarkan nyanyian Avril disebuah studio rekaman milik Peter Zizzo di New York. Selanjutnya Avril melengkapi kontrak album perdananya, Let Go.



Album pertama Avril, Let Go, dirilis pada tanggal 4 Juni 2002 di Amerika Serikat, menduduki posisi 2 disana, dan menduduki posisi 1 di Australia, Kanada, Inggris, dan beberapa negara lainnya, dengan hits singel lagu "Complicated", "Sk8er Boi", "I'm with You", dan "Losing Grip". Album ini sangat sukses dan terjual lebih dari 17 juta diseluruh dunia, 7 juta nya terjual di US.

Ditahun 2004, tepatnya tanggal 25 Mei 2004, Lavigne merilis album kedua yang bertitel Under My Skin dengan hits singel lagu "Don't Tell Me", "My Happy Ending", "Nobody's Home, "He Wasn't", dan "Fall to Pieces". Album ini mengikuti jejak sukses dari Let Go, terjual 12 juta diseluruh dunia dan 4 juta terjual di US. Album ketiga Avril, The Best Damn Thing dirilis pada tanggal 17 April 2007. Album ini cukup mengejutkan, karena Avril mengubah gaya bernyanyinya yang sebelumnya sangat kental dengan rock dan warna-warna gelap, menjadi lebih ceria dan berwarna pink. Album ini mempunyai hits singel lagu "Girlfriend", "When You're Gone", "Hot", dan "The Best Damn Thing". Avril pun pernah beberapa kali mengisi soundtrack film, diantaranya adalah film Eragon dengan singel "Keep Holding On" dan yang terbaru, film Alice in Wonderland dengan singel berjudul "Alice".



Avril tampil dalam film awalnya dalam film Over the Hedge sebagai pengisi suara, dimana film ini berdasarkan komik yang berjudul sama. Dia bekerja sama dengan William Shatner, Bruce Willis, Garry Shandling, Wnda Sykes, Nick Nolte dan Steve Carrel. Dia juga beraksi dalam film karya Richard Gere berjudul The Flock, sebagai kekasih dari seorang pelaku kejahatan, dan proyek ketiganya adalah Fast Food Nation, berdasarkan buku favoritnya.nAvril membuat sebuah batu bertulisan dalam film Going The Distance dan juga sempat tampil dalam sebuah episode film Sabrina, The Teenage Witch, menampilkan lagu "Sk8er Boi" dengan band-nya.



Dalam majalah Seventeen edisi Januari 2003, Avril mengakui "I was always snagging a bit of Matt's cheeseburger everynow and again". Juga mengatakan dalam wawancara setelahnya, dia mengatakan tidak memakan daging, tetapi tidak mengatakan bahwa dia vegetarian, suatu waktu seseorang bisa seja menemuinya sedang memakan daging.



Sebagai seorang remaja dia biasanya bermain di Restoran La Pizzera di Napanee, Ontario. Dalam Unser My Skin Bonez Tour Documentary, dia mengatakan bahwa pizza dengan olive topping adalah makanan kesukaannya, walaupun dia tidak biasa memakannya berlebihan, karena pizza dapat merusak suaranya. Sejak dia terkenal dan populer di dunia musik, restoran tersebut menyediakan pizza dengan nama Avril yang merupakan jenis pizza kesukaan Avril, dan disana ada buku tamu untuk penggemar yang akan dipilih oleh Avril ketika dia mengunjungi kerabat dan sahabatnya di kota dimana dia dibesarkan, Napanee.



Avril mempunyai tato bintang di pergelangan tangan kirinya yang merupakan salah satu gaya yang digunakan untuk album pertamanya. Tato tersebut dibuat bersamaan dengan tato milik Ben Moddy, teman Avril yang merupakan mantan personil band Evanescence. Akhir tahun 2004, Avril mempunyai tato berbetuk hati berukuran kecil dengan aksen bertulisan hurup 'D' di pergelangan tangan kanannya, dan merupakan bukti persembahan untuk kekasihnya Derick Whibley. Avril dan suaminya telah membeli sebuah rumah seharga 9.5 juta dollar Amerika di Bel-Air, yang mana rumah ini rumah peninggalan pasangan terkenal sebelumnya, Travis Barker dan Shanna Moakle. Rumah tersebut memiliki 8 kamar tidur, 10 kamar mandi, sebuah ruangan kerja, elevator, dapur kelas tinggi, dan garasi untuk 10 mobil.



Avril pernah digosipkan memiliki hubungan istimewa dengan mantan gitarisnya Jesse Colburn, tetapi menolak rumor tersebut, dan menjelaskan bahwa dia tidak memiliki hubungan apapun selain 'teman' dengannya maupun dengan anggota band lainnya sepeti Evan Taubenfeld atau siapapun. Walaupun begitu, Evan Taubenfeld masih menganggap bahwa Avril adalah sahabat terbaiknya disepanjang waktu dan seluas dunia, seperti yang dia katakan dalam halaman web resmi band "Q&A", band terakhirnya. Dalam majalah J-14, Avril bercerita tentang ciuman pertamanya terjadi saat dia berumur 14 tahun.



Tahun 2004, muncul sebuah berita bahwa Avril dan Hillary Duff bertengkar hebat. "I read that I was supossedly mad at my fans for dresssing like me" kata Avril dalam koran mingguan Quoted. "They quoted Hillary Duff saying 'Avril need to appreciate her fans and blah, blah, blah.' I'm like, excuse me? First off, it's not even true. I never said that, and second, who the hell cares what she has to say about my fans? Whatever, Hillary Duff such a goody-goody, such a mommy's girl". Baru-baru ini dilaporkan ada dramatisir antara mereka berdua di pesta Maxim di New York, dengan kejadian yang berbelit-belit dan rumit saat kedatangan mereka karena pelarian yang tak diinginkan. Avril berbicara sangat kasar, melompat secara kasar dan memaksa pihak penyelenggara pesta untuk meninggalkan tempat itu.



Bulan Februari 2004, dia mulai menjalin hubungan khusus dengan penyanyi Kanada Deryck Whibley, yang merupakan vokalis utama/gitaris pop punk band Sum 41. Pada tanggal 27 Juni 2005, Avril dan Deryck berwisata romantis ke Venice, Italia. Pasangan ini menikah disebuah gereja katholik dengan upacara pernikahan secara agamis dengan disaksikan sekitar 110 tamu undangan pada tanggal 15 Juli 2006, di sebuah lahan pribadi di California coastal city of Montecito. Saat ditanya apakah mereka siap untuk diberi keturunan, mereka mengatakan "not right now but somewhere down the road". Namun ternyata sekarang hubungan mereka tidak abadi lagi, hal tersebut dikarenaan perselingkuhan yang terjadi antara Deryck dengan Hilton. Avril pun menggugat cerai.



Avril Lavigne mengadakan konser di Jakarta, Indonesia pada tanggal 4 April 2005. Dia pun pernah mengadakan konser di Kyoto, Jepang pada awal 2007. Saat itu dia mempromosikan lagu barunya yang berjudul Girlfriend dan When You're Gone yang segera masuk peringkat 1 dalam Best Download dan peringkat 3 Oricon Chart di Jepang. Pada tahun 2006, Majalah Bisnis Kanada memposisikannya dalam posisi ke-7 wanita Kanada paling mengagumkan di Hollywood, dan pada tahun 2007 dia memenangkan 9 nominasi Jabra Music Contest untuk kategori Best Band In The World, berdasarkan pilihan penggemar diseluruh dunia.



Hingga kini, Lavigne telah merilis 3 buah album studio, yaitu Let Go (2002) yang terjual lebih dari 19 juta diseluruh dunia dengan 9 juta di US, Under My Skin (2004) yang terjual lebih dari 12 juta diseluruh dunia dan 4 juta di US, dan The Best Damn Thing (2007) yang terjual lebih dari 9 juta dan 2,5 juta di US. Lavigne juga telah memproduksi delapan singel internasional, diantaranya adalah "Complicated", "Sk8er Boi", "I'm with You", "Don't Tell Me", "My Happy Ending", "Girlfriend", "When You're Gone" dan "What The Hell". Lavigne pun mengisi soundtrack untuk film Alice in Wonderland dengan lagu yang berjudul "Alice". Ia telah menjual rekaman album dan singelnya sebanyak kurang lebih 45 juta diseluruh dunia.



Referensi :



- http://id.wikipedia.org/wiki/Avril_Lavigne

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kumpulan Biografi Tokoh Terkenal dan Tokoh Indonesia Lengkap www.kolom-biografi.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Thursday, 4 August 2011

Biografi Leonard Kleinrock - Penemu Internet (Bapak Internet)

Leonard Kleinrock (lahir di New York City, New York, Amerika Serikat, 13 Juni 1934; umur 77 tahun) adalah seorang insinyur dan ilmuwan Amerika Serikat yang disebut sebagai penemu internet atau Bapak Internet. Seorang profesor ilmu komputer di UCLA Henry Samueli Sekolah Teknik dan Sains, ia membuat kontribusi penting beberapa bidang jaringan komputer, khususnya untuk sisi teoritis jaringan computer. Ia dikenal karena kontribusinya dalam dunia jaringan. Karyanya yang paling terkenal dan signifikan adalah teori pertukaran paket melalui makalahnya di tahun 1959 dan di tahun 1961 tentang pertukaran paket dalam kaitannya dengan paket teknologi yang merupakan cikal bakal teknologi internet .

Pada tanggal 29 Oktober 1969 ia menciptakan salah satu penemuan terbesar menjelang abad modern yaitu Internet yang secara tidak sengaja berhasil memecahkan kode digital dan menjadikannya sebagai paket-paket yang terpisah. Leonard Kleinrockpun adalah salah satu pelopor jaringan komunikasi digital, dan membantu membangun ARPANET.

Kleinrock lahir pada tanggal 13 Juni 1934 di Kota New York, ia lulus dari Bronx High School of Science pada tahun 1951 dan ia menerima gelar Sarjana Teknik elektro dan ilmu Komputer 1957 dari City College of New York. Di tahun 1959 dan 1963, ia mendapatkan gelar master dan doktor (Ph.D.) di bidang teknik elektro dan ilmu komputer dari Institut Teknologi Massachusetts. Setelah menyelesaikan pendidian ia kemudian bergabung dengan fakultas di Universitas California di Los Angeles (UCLA), Sekolah Teknik dan Sains Terapan dimana ia bekerja di sana sebagai profesor ilmu komputer.

Pesan pertama ARPANET dikirim oleh UCLA, mahasiswa programmer Charley Kline, pukul 10.30 WIB, 29 Oktober 1969 dari boelter Hall 3420. Ia dibimbing oleh Kleinrock. Kline ditransmisikan dari Universitas Komputer SDS Sigma ke Stanford. Dua huruf yaitu LO diketik pada keyboard di Universitas California, Los Angeles (UCLA), dan muncul pada layar di Stanford Research Institute, 314 mil jauhnya. Para ilmuwan komputer bermaksud untuk instruksi LOGIN, tetapi sambungan ini hilang tepat sebelum G.

Pada tahun 1988, Kleinrock adalah ketua kelompok Jaringan Penelitian Nasional untuk Kongres AS. Laporan ini sangat berpengaruh dan digunakan untuk mengembangkan Computing High Performance UU tahun 1991 yang berpengaruh dalam perkembangan Internet seperti yang dikenal saat ini. Pendanaan dari RUU itu digunakan dalam pengembangan browser web tahun 1993 Mosaic , di National Center for Supercomputing Applications (NCSA).


Sekarang ini Teknologi internet hadir sebagai media multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal misalnya mailing list. Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.

Dia telah menerima banyak penghargaan. Kleinrock dipilih untuk menerima penghargaan bergengsi yaitu Nasional of Science, sebuah kehormatan ilmiah bangsa, dari Presiden George W. Bush di Gedung Putih pada tanggal 29 September 2008. mendapatkan penghargaan The 2007 National Medal of Science dalam memberikan kontribusi fundamental kepada teori matematika jaringan data modern, dan untuk spesifikasi fungsional switching paket, yang merupakan dasar teknologi internet generasi mentoring.

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Leonard_Kleinrock
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kumpulan Biografi Tokoh Terkenal dan Tokoh Indonesia Lengkap www.kolom-biografi.blogspot.com
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Biografi Madonna

Madonna Louise Veronica Ciccone dilahirkan Pada tanggal 16 Agustus 1958 sebagai anak ketiga dari delapan bersaudara di Bay City, Michigan, Amerika Serikat, dari pasangan Silvio "Tony" Ciccone and Madonna Fortin. Madonna kecil lalu dipanggil Nonni agar tak tertukar dengan nama ibunya. Ayahnya seorang keturunan Italia sementara sang ibu memiliki darah Kanada. Ketika Madonna berusia 5 tahun, ibunya, seorang penari, meninggal dunia karena kanker payudara.

Ayahnya kemudian menikahi seorang perempuan yang mengurusi rumah keluarganya, Joan Gustafson. Tentang perkawinan ayahnya yang kedua itu, Madonna berkomentar di CNN: "Ketika beranjak dewasa, saya tak pernah mengakui kehadiran ibu tiri saya. Saya kira saya telah berlaku terlalu keras kepadanya."

Kedua orangtuanya merupakan pemeluk Katolik teguh dan punya peran besar membentuk Madonna ketika kanak. Ia bercerita bahwa ibunya adalah "seseorang yang fanatic." Rumahnya kerap didatangi pendeta dan biarawati.

Di karir bermusik Madonna kelak, simbol-simbol ajaran Katolik - termasuk patung Hati Kudus, kebiasaan para biarawati di sekolah dasar Katoliknya, dan altar tempat mereka biasa berdoa - menjadi subyek karya-karyanya yang kontroversial.

Universitas Michigan memberinya beasiswa tari pada tahun 1978, yang akhirnya ia tinggalkan dua tahun kemudian demi memenuhi hasratnya pindah ke New York dan menjadi penari balet. Di kota itu, ia mesti tinggal di beberapa apartemen yang bobrok sembari menari dan belajar kepada kelompok tari Alvin Ailey dan Pearl Lang.

Kemudian, di tahun yang sama, ia mencoba peruntungan dengan membentuk grup beraliran punk Breakfast Club bersama kekasihnya Dan Gilroy sebelum akhirnya mendirikan kelompok musik beraliran rock Emmy. Kala itu ia memiliki kekasih baru, Steve Bray, yang menjadi penggebuk drum Emmy dan membantu menulis lirik dan membuat track tari. Peran Steve membimbingnya mendapatkan kontrak solo dengan Sire Records.

Setelah banting tulang selama empat tahun di dunia model, tari, dan tarik suara, ia mengumumkan single pertamanya "Everybody" pada tahun 1982, yang mengikutsertakan DJ Mark Kamins. Lagu ini memberi celah bagi ketenaran Madonna. Kamins juga punya peran dalam hubungan antara Madonna dengan Warner Bros.

Kepopuleran single "Everybody" memancing perusahaan rekaman Sire untuk menerbitkan album, yang kemudian diberi judul Madonna tahun 1983. Album ini meledak. Lagu-lagu dalam album ini seperti "Lucky Star" dan "Borderline" cepat dikenal publik berkat kehadiran video musik di televisi.

Dalam aksinya di video-video itu, dia memamerkan penampilan awalnya, yang nyaris mewakili budaya pop tahun 1980an. Kepada majalah People, Madonna menukas, "Semua yang terjadi selanjutnya itu jadi seperti, �Ya Tuhan! Apa yang sedang terjadi dalam hidupku?' Kita tercebur ke dalam perasaan itu."

Sementara album debutnya masih menghiasi tangga-tangga lagu, Madonna menggebrak dengan album kedua "Like A Virgin" pada tahun 1984, yang menyertakan single "Material Girl". Kemunculan album kedua ini agaknya telah ditunggu-tunggu oleh pendengarnya. Buktinya, lagu-lagu dalam "Like A Virgin" menduduki tangga teratas. Di Amerika Serikat, album itu ada di posisi puncak selama tiga minggu dan mencetak penjualan sebanyak tujuh juta keping di seluruh dunia pada bulan Mei 1985.

Meski telah memecahkan rekor penjualan, dia tidak cepat berpuas diri akan hal itu. Oleh karenanya, ia mencoba dimensi baru yang akan mengungkap bakat lain yang telah lama mendekam di dalam dirinya: Seni peran.

Manajernya, Freddie DeMann, lelaki yang juga pernah menjadi manajer ikon pop Michael Jackson ketika menggarap "Thriller", menawarkan beberapa peran film bagi si �Material Girl'. Madonna tak menolak dan mulai bermain sebagai penyanyi klab malam dalam film "Vision Quest" serta mendapat peran utama pada film "Desperately Seeking Susan". Soundtrack kedua film itu digemari pasar.

Ia lalu bertemu dengan Sean Penn. Pada perayaan hari ulang tahun yang ke 27, Madonna menikahi Penn pada tanggal 16 Agustus 1985. Kemudian mereka bermain bersama di film Shanghai Surprise (1986). Madonna membintangi tiga film lain selama decade 80an seperti "Who's That Girl?" (1987), "Bloodhounds of Broadway" (1989), dan "Dick Tracy" (1990).

Popularitas semakin berpihak kepadanya. Pada tahun 1991, ia memiliki 21 lagu yang menduduki 10 tangga lagu terbaik di Amerika Serikat dan berhasil menjual 70 juta album ke segala penjuru bumi.

Pada tahun 1996, ajang perfilman Golden Globe melirik kemampuannya berakting dengan mempersembahkan Aktris Berpenampilan Terbaik melalui film Evita (1996). Lagu tema film tersebut, "You Must Love Me", menjadi jalan baginya untuk mendapatkan Oscar pada kategori Musik Terbaik, Tembang Orisinal.

Madonna menikahi sutradara Inggris Guy Ritchie pada tahun 2000. Ketika itu, ia telah dianggap lebih dewasa dan dekat kepada keluarga. Tiga tahun kemudian, dia menulis buku cerita anak pertamanya "The English Roses".

Industri musik Inggris setahun kemudian tak sungkan menorehkan namanya di UK Music Hall of Fame pada tahun 2004. Peluncuran album "Confessions on a Dancefloor" di tahun 2005 mengukuhkan namanya sebagai penyanyi dengan lagu-lagu yang mendapat piringan emas terbanyak di Amerika Serikat mengalahkan rekor yang dicetak Beatles sejak lama.

Kehidupan pribadi Madonna kembali teruji pada tahun 2008 ketika pengadilan di Malawi mempermasalahkan adopsinya terhadap seorang anak bernama Chifundo James, yang berusia tiga tahun dan namanya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris jadi "Mercy". Tapi satu pengadilan rendah menghalangi permohonan bintang Amerika tersebut, dan menyatakan ia telah gagal memenuhi persyaratan menetap selama 18 bulan di Malawi.

Persyaratan itu dilangkahi ketika Madonna mengadopsi David Banda pada 2006, dan pengacaranya pada bulan April meminta Mahkamah Agung memberi persetujuan bagi bintang yang berusia 50 tahun tersebut untuk membawa pulang Chifundo.

Namun masalah-masalah serupa tak menghentikan karirnya. Pada tahun 2009, ia merilis album kumpulan lagu-lagu terbaiknya dengan judul "Celebration", yang kemudian menjadikannya sebagai album kesebelas Madonna di Inggris yang jadi nomor satu. Dengan keluarnya album tersebut, Madonna mengimbangi raja Rock �n' Roll Elvis Presley sebagai artis solo yang menghasilkan album no 1 terbanyak di Inggris.

Segala yang telah diterimanya itu tentu saja menegaskan kebintangannya. Namun, sebagaimana pengakuannya pada acara Larry King Live di stasiun berita CNN pada 1999, dia menolak disebut sebagai bintang: "Saya menganggap diri saya seorang artis pertunjukan. Saya benci disebut sebagai bintang (musik) pop."

Referensi :

- http://odotblogs.blogspot.com/2011/04/biografi-madonna-si-virgin.html

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kumpulan Biografi Tokoh Terkenal dan Tokoh Indonesia Lengkap www.kolom-biografi.blogspot.com
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ichisuke Fujioka Biography - The Founder Of Toshiba

Ichisuke was born in 1857, the eldest son of a samurai in the service of the feudal domain of Iwakuni, a noted center of education. At the age of eight, he began attending the domain's official school. At 15, he transferred to the Iwakuni English language school, where he achieved top marks. Indeed, his talents were so impressive that a year later he was appointed to teach there. His outstanding abilities eventually caught the attention of the former feudal lord of Iwakuni, and he was sent to study in Tokyo.

At the age of 18 he enrolled in the elite engineering school of the Ministry of Works, where he majored in telegraphy under the supervision of a leading researcher, Professor William Ayrton, who introduced him to such forward-looking technologies as the telegraph and the arc lamp. The professor taught him other lessons, too, which were to remain with him for life: "Respect fundamental principles; constantly challenge yourself; don't just imitate � make something even better." After graduating at the head of his class, Ichisuke began teaching.

In 1884, a young Japanese researcher visited Edison's laboratory and pledged to the "King of Inventors" that, upon returning to Japan, he would devote himself to establishing an electric power industry there. Edison replied, "Bringing electricity to Japan is a noble ambition. But no matter how much electric power a country may have at its disposal, it's doomed if it has to import electrical appliances. So start with manufacturing electrical appliances. Make Japan self-sufficient as a nation." The recipient of that advice from Edison was Toshiba's other founder, Ichisuke Fujioka.

As soon as he saw Edison's famous invention, the incandescent light bulb, he became convinced that this safe, easy-to-use invention would rapidly become popular. Accordingly, he urged the Japanese government and industry to adopt it for practical use. In 1886, at Ichisuke's recommendation, Tokyo Incandescent Light Bulb Manufacturing Co., Ltd. ; predecessor of Tokyo Electric, opened for business. Japan had entered the age of electricity.

In 1886, Ichisuke resigned from teaching at university to start manufacturing prototypes of incandescent light bulbs. In 1890, he established Hakunetsu-sha, which later became Tokyo Electric to launch full-scale production. After six years of grueling effort, the company managed to boost output to 280-290 bulbs a day. But it still failed to match imported bulbs in terms of cost, and its financial situation looked bleak.

Then, in 1904, the Russo-Japanese War led to a dip in imports, and domestically made light bulbs began to sell briskly. At this point Ichisuke made up his mind to establish a beneficial partnership with Edison's giant firm, General Electric. In 1908, the Kawasaki plant came on line, dramatically boosting production capacity and competitive capabilities. In 1911, it released a tungsten bulb, the "Mazda Lamp." Thereafter, economical, durable, domestically produced light bulbs steadily gained ground. In 1939, the company merged with Shibaura Engineering Works, the heavy electric equipment manufacturer established by Hisashige Tanaka, to form Tokyo Shibaura Electric Co., Ltd., a comprehensive manufacturer of electrical appliances.

At an 1890 exposition, Ichisuke exhibited Japan's first electric train, which he designed himself by modifying a U.S.-built carriage. Later, he supervised construction of the first electric railway in Japan, the Kyoto Electric Railway, which started service in 1895. He also designed the electric motor that powered the train. Subsequently, Ichisuke superintended planning and construction of the Tokyo municipal electric railway. Thus, he played a central role in the spread of the electric railroads in Japan.

In Tokyo Electric Light's early days, Ichisuke was involved in designing and building five power stations in Tokyo, and took part in construction of many power stations in outlying towns as well. Japan's first hydroelectric plant, too, was built under his supervision.

Japan's first high-rise, the Ryounkaku, was completed in 1890, and it was equipped with Japan's first electric elevator system, also designed by Ichisuke. Two elevators, each with a 10-person capacity, served the first to eighth floors of the 12-story structure. But the authorities did not approve: half a year after construction, they ordered operation suspended

Referensi :

- http://museum.toshiba.co.jp/toshiba_history/ichisuke_fujioka/p2_1_1.html
- http://museum.toshiba.co.jp/toshiba_history/ichisuke_fujioka/p2_1_2.html
- http://museum.toshiba.co.jp/toshiba_history/ichisuke_fujioka/p2_1_3.html


------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kumpulan Biografi Tokoh Terkenal dan Tokoh Indonesia Lengkap www.kolom-biografi.blogspot.com
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Wednesday, 3 August 2011

Biografi Mike Lazaridis - Penemu dan Pencipta Blackberry Smartphone

Mike Lazaridis. Lahir 14 Maret 1961, di Istambul Turki. Sebenarnya, nama lengkapnya adalah Mihalis Lazaridis. Dia bukan asli Kanada. Orangtuanya berdarah Yunani. Pada usia lima tahun, ia ikut keluarganya pindah ke Kanada. Mereka menetap di Windsor, Ontario. Mike sudah menunjukkan bakat, kepintaran dan ketekunannya sejak usia 12 tahun, di tahun 1979, dia memenangkan hadiah dari Perpustakaan Umum Windsor karena ia telah membaca semua buku sains koleksi perpustakaan tersebut. Sejak kecil ia candu membaca.



Mike beruntung karena orangtua dan lingkungan sekolahnya sangat memungkinkan ia mengembangkan bakat dan minatnya pada elektronika. Tahun 1979, ia mulai kuliah di University of Waterloo, Ontario, Kanada. Di sinilah ia mulai merintis RIM (Research In Motion Limited). Tahun 1984, semasa masih mahasiswa, Mike ikut lomba tender di perusahaan raksasa otomotif General Motors. Proyeknya adalah merancang sistem display pengontrol jaringan komputer. Dia menang dan dapat hadiah berupa kontrak kerja senilai 500 ribu dolar AS.



Mike sangat serius dalam mengembangkan perusahaannya itu. Sebelum mengembangkan BlackBerry, pada tahun 1999 RIM bekerja sama dengan RAM Mobile Data dan perusahaan ponsel Ericsson yang lebih dahulu terkenal, mengembangkan Mobitex. Ini adalah perangkat data bergerak yang dirintis oleh Ericsson.Hasilnya? Diluncurkanlah Inter@ctive Pager 950. Agustus tahun 2000 produk ini mulai dipasarkan. Ukurannya kira-kira sebesar sabun mandi. Di pasar ia bersaing dengan SkyTel, produk sejenis � sama-sama pager dua arah - milik Motorola. Produk ini tak berhasil di pasar.





Mike adalah seorang visioner dan inovator Yang mampu melihat jauh ke masa depan dan bisa menciptakan sesuatu yang diperlukan oleh orang untuk hidup nyaman dalam kondisi di masa depan yang sangat membutuhkan pertukaran informasi dan juga data. Hingga akhirnya Ia berhasil membuat sebuah gadget pintar yang dapat memenuhi kebutuhan pertukaran informasi dan data secara realtime baik dengan cara mengirimkan teks, suara, dan bahkan Push mail. Namun, terjadi kendala ketika produk itu akan diluncurkan, yaitu masalah Brandmark atau nama pasaran produk. Saat itu RIM memaki jasa Lexico Branding di California. Sebuah perusahaan konsultan merek terkenal di Amerika namun masih saja belum menemukan nama yang pas, mudah diingat dan memiliki nilai jual tinggi. Setelah lama memikir dan melihat bentuk serta logo pada produk tersebut tercetuslah nama "Blackberry". "BlackBerry mudah melekat di ingatan, lebih baik daripada nama-nama seperti ProMail atau MegaMail," kata Placel (Pimpinan Lexico Branding California)





Nama Blackberry diambil setelah melihat logo gambar yang berbentuk butiran-butiran serta warna produk tersebut yang hitam legam. Dan dengan mengusung nama brand tersebut BlackBerry kini terjual hampir 100juta unit di 91 negara, bekerja sama dengan 500 operator, dan menguasai 20.8 persen pasar telepon pintar. Hanya kalah dengan Nokia Syimbian OS.



Aktivitasnya semakin padat dan bakat usahanya kian terasah setelah mendapat kontrak senilai 500.000 dollar AS dari General Motors (GM). Tugasnya adalah membangun display kontrol jaringan komputer di raksasa otomotif itu..



Namun, ada fakta unik pada kisah ini. Bahwa dibalik kesuksesan RIM sebagai pencetak Blackberry ternyata Mike Lazaridis adalah seorang Mahasiswa Drop uot. Ia yang sejak kecil maniak mengutak-atik barang elektronik namun tak selesai kuliah di jurusan Teknik Elektro. Dia di-drop out, hanya dua bulan menjelang wisuda di University of Waterloo, Kanada. Ia lebih memilih sibuk mengurusi perusahaan yang ia dirikan sambil kuliah.



Tentunya tak berlebihan pula menyandingkan nama Lazaridis dengan pemilik Microsoft, Bill Gates, dan pemilik jaringan sosial Facebook, Mark Zuckerberg. Sebab, tangan dingin mereka mampu melahirkan produk barn dalam waktu relatif singkat dan menjadi ikon gaya hidup manusia.



Referensi :



- http://indoadvert.com/profil-mike-lazaridis-penemupencipta-blackberry.html

- http://emperorkidz.blogspot.com/2011/05/penemu-dan-pencipta-blackberry.html

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kumpulan Biografi Tokoh Terkenal dan Tokoh Indonesia Lengkap www.kolom-biografi.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------------------------------------------